News
wartaukm.com

Warteg Bebas dari Pajak Restoran

2 February 2012 17:19
Jakarta, WartaUKM.com - Kepala Dinas Pelayanan Pajak (DPP) DKI Jakarta Iwan Setiawandi mengatakan usaha arung tegal (warteg) dan warung nasi sejenisnya tidak dikenakana pajak restoran. Pajak Restoran yang tertera dalam pasal 3 Perda DKI No.11 Tahun 2011 memberikan pembebasan pajak kepada warung makan yang omzetnya kurang dari Rp 200 juta per tahun atau Rp 550 ribu per hari.

"Restoran yang dimaksud dalam perda ini adalah fasilitas penyedia makanan atau minuman dengan dipungut bayaran yang termasuk rumah makan, kafetaria, kantin, warung, bar, dan sejenisnya termasuk jasa boga dan katering," ujar Iwan Setiawandi di Jakarta, Rabu (1/2).

Dalam rancangan awal perda, omzet minimal yang dikenakan pajak senilai Rp 60 juta. Namun karena angka ini ditolak oleh pengusaha restoran dan warung makan, pemeritah provisnis dan DPRD DKI akhiranya menetapkan angka minimal Rp 200 juta.

"Kami memutuskan angka Rp 200 juta berdasarkan pertimbangan dan masukan dari rapat kerja Komisi C DPRD DKI Jakarta. Dalam rapat kerja tersebut, Koperasi Warteg (Kowarteg) menyebutkan omzet penjualan warteg minimal Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu per hari," lanjut Iwan.

Untuk memaksimalkan penarikan pajak, pemprov DKI akan mendata seluruh warteg yang tersebar di seluruh Jakarta. Data dari DPP DKI menunjukkan jumlah restoran di DKI sebanyak 11.000 dan warteg 20.000. Dengan adanya data yang akurat mengani warteg ini, maka pemerintah bisa memaksimalkan pajak dari sektor ini. (Harry)


Sumber : wartaukm.com



◄ Kembali ◄            ◄ Kirim Ke Teman ◄            ◄ Cetak Print ◄

Catalogue
Customer Service
Telp : 081287781314
Pin BB : DAB5DA31
WhatsApp : 081287781314

Alamat :
E - Mail : info@shoppingindonesia.com

  FAQ | How To Buy | Payment Method | Shipping Costs | Terms and Conditions

© 2007-2016 ShoppingIndonesia.com, Shopping Online Indonesia. Powered by Inti Media Global